Promo Haji dan Umroh Jauari 2016 di Jakarta Pusat Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Promo Haji dan Umroh Jauari 2016 di Jakarta Pusat Alhijaz Indowisata didirikan oleh Bapak H. Abdullah Djakfar Muksen pada tahun 2010. Merangkak dari kecil namun pasti, alhijaz berkembang pesat dari mulai penjualan tiket maskapai penerbangan domestik dan luar negeri, tour domestik hingga mengembangkan ke layanan jasa umrah dan haji khusus. Tak hanya itu, pada tahun 2011 Alhijaz kembali membuka divisi baru yaitu provider visa umrah yang bekerja sama dengan muassasah arab saudi. Sebagai komitmen legalitas perusahaan dalam melayani pelanggan dan jamaah secara aman dan profesional, saat ini perusahaan telah mengantongi izin resmi dari pemerintah melalui kementrian pariwisata, lalu izin haji khusus dan umrah dari kementrian agama. Selain itu perusahaan juga tergabung dalam komunitas organisasi travel nasional seperti Asita, komunitas penyelenggara umrah dan haji khusus yaitu HIMPUH dan organisasi internasional yaitu IATA.

Promo Haji dan Umroh Jauari 2016 di Jakarta Pusat

saco-indonesia.com, Jelang akhir tahun 2013, Real Madrid ternyata telah berhasil meraih satu lagi catatan yang cukup membanggaka

saco-indonesia.com, Jelang akhir tahun 2013, Real Madrid ternyata telah berhasil meraih satu lagi catatan yang cukup membanggakan. Klub yang berjuluk Los Blancos itu resmi telah memiliki duet tertajam di antara kontestan La Liga lainnya di 12 bulan belakangan.

Karin Benzema dan Cristiano Ronaldo, dua ujung tombak utama si putih, telah menyumbangkan 53 gol untuk klubnya atau jadi yang paling produktif di sepanjang tahun 2013. Tentu saja nama yang disebut kedua telah memiliki kontribusi yang sangat dominan di angka tersebut. Ronaldo mengkreasikan tak kurang dari 38 gol. Sementara itu Benzema telah menyumbangkan 15 gol.

Duet lainnya, Lionel Messi dan Alexis Sanchez, hanya mampu menutup akun gol mereka berdua di tahun 2013 dengan jumlah 44 atau berselisih sembilan gol dari duet Ronaldo-Benzema. La Pulga telah mencetak 28 gol sementara Sacnchez membukukan tak kurang dari 16 gol.

Berada di tempat ketiga, adalah duet milik Atletico Madrid. David Villa dan Diego Costa hingga saat ini sudah memiliki 40 gol. Eks Barca telah menyumbang 13 di antaranya, sementara itu 27 sisanya dibuat atas nama Costa.


Editor : Dian Sukmawati

Buah tomat sejatinya menjadi makanan wajib bagi kaum pria.

Saco-Indonesia.com - Buah tomat sejatinya menjadi makanan wajib bagi kaum pria. Pasalnya, dalam buah ini terkandung banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, di antaranya adalah mencegah penyakit kanker prostat.

Berbagai literatur ilmiah menyebutkan dalam tomat terkandung zat yang bernama lycopene. Zat alami ini sebenarnya dapat ditemukan bukan hanya pada tomat, melainkan buah atau sayur berwarna merah kekuningan. 

Tomat sendiri sudah sejak lama digadang-gadang sebagai buah yang efektif dalam membantu mencegah kanker prostat. Maklum saja, dalam buah bernama asing Lyporsicon esculentum ini terkandung 45.902 mikrogtam lycopene per 100 gram penyajian.

"Zat lycopene akan menjadi antioksidan, yang membantu tubuh melawan kanker," kata pakar onkologi medik, Dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP pada seminar Kanker Prostat Pembunuh Lelaki yang Datang Diam-Diam, Rabu (15/5.2013) di Jakarta.

Aru memaparkan, di dalam tubuh lycopene disimpan dalam lever, paru-paru, usus besar, dan kulit. Bukti manfaat lycopene di antaranya pernah diungkap dalam hasil penelitian yang dimuat Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition. Penelitian ini melibatkan 130 pasien kanker prostat yang diberi makanan yang tinggi kandungan lycopene .

Hasilnya, para responden mengalami penurunan risiko perkembangan sel-sel kanker prostat hingga 82 persen. Lycopene juga ditemukan dalam buah pepaya dan ikan salmon.

Aru menjelaskan, untuk mendapat manfaat maksimal dari buah tomat,  sebelum mengkonsumsi sebaiknya tomat direndam dahulu dalam air mendidih. Pemanasan akan membantu lycopene terlepas dari buah. "Kalau sudah terlepas tentu lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

Oleh karena itu, lebih baik memakan tomat yang sudah diolah, seperti dalam sup atau saus pasta," katanya.

Aru juga mengingatkan untuk menghindari makanan berbahan pengawet dan pewarna. Kandungan formalin, rhodamin B, dan methanil yellow menjadi pemicu tumbuhnya sel kanker pada tubuh. "Intinya hindari makanan dan minuman berbahan kimia tidak jelas. Bahan kimia tersebut dikhawatirkan bersifat memicu kanker (karsinogenik)," kata Aru.

Pola hidup sehat menjadi kunci melawan kanker prostat. Aru juga menyarankan untuk tidak merokok dan rajin terkena sinar matahari. Kertas rokok mengandung 200-300 racun yang berbahaya bagi tubuh. Sementara sinar matahari membantu tubuh meningkatkan daya tahan tubuh.

 

Editor :Liwon Maulana(galipat)
Sumber:Kompas.com

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Artikel lainnya »