Promo Haji Umroh Legal di Cawang Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Promo Haji Umroh Legal di Cawang Alhijaz Indowisata didirikan oleh Bapak H. Abdullah Djakfar Muksen pada tahun 2010. Merangkak dari kecil namun pasti, alhijaz berkembang pesat dari mulai penjualan tiket maskapai penerbangan domestik dan luar negeri, tour domestik hingga mengembangkan ke layanan jasa umrah dan haji khusus. Tak hanya itu, pada tahun 2011 Alhijaz kembali membuka divisi baru yaitu provider visa umrah yang bekerja sama dengan muassasah arab saudi. Sebagai komitmen legalitas perusahaan dalam melayani pelanggan dan jamaah secara aman dan profesional, saat ini perusahaan telah mengantongi izin resmi dari pemerintah melalui kementrian pariwisata, lalu izin haji khusus dan umrah dari kementrian agama. Selain itu perusahaan juga tergabung dalam komunitas organisasi travel nasional seperti Asita, komunitas penyelenggara umrah dan haji khusus yaitu HIMPUH dan organisasi internasional yaitu IATA.

Promo Haji Umroh Legal di Cawang

Miris Banget ,Karena Tumor Ganas, Pria ini tidak memiliki WAJAH

Miris Banget ,Karena Tumor Ganas, Pria ini tidak memiliki WAJAH


Seorang pemuda yang pertama kalinya menceritakan kehidupannya ‘tanpa muka’ dan bagaimana dia begitu takut keadaannya itu diwarisi oleh anak yang masih dalam kandungan isterinya. Mohammad Latif Khatana, 32, dari Kashmir, India, tidak bisa melihat atau bekerja karena mukanya ditutupi lapisan ketumbuhan daging. Karena kehebohannya, bahkan ada orang yang sanggup meludah ketika mereka melalui di depannya,(benar2 orang tak berperasaan).

Dia kini begitu gembira selepas wanita yang dikawininya hamil tujuh bulan.Tetapi dia begitu bimbang, anak yang akan dilahirkan itu akan berwajah sepertinya.“Saya tidak sabar untuk menjadi bapak dan memiliki sedikit kebahagian dalam kehidupan saya. Tetapi saya senantiasa bimbang dan berdoa setiap hari supaya anak saya tidak dilahirkan seperti saya,” katanya. Latif yang tinggal bersama isteri,Salima, 25, di kawasan pergunungan di Tuli Bana di Jammu dan Kashmir, pergi ke Srinagar selama empat bulan dalam setahun untuk meminta sedekah
Foto: Miris Banget 

,Karena Tumor Ganas, Pria ini tidak memiliki WAJAH
Seorang pemuda yang pertama kalinya 

menceritakan kehidupannya ‘tanpa muka’ dan bagaimana dia begitu takut keadaannya itu 

diwarisi oleh anak yang masih dalam kandungan isterinya. Mohammad Latif Khatana, 32, dari 

Kashmir, India, tidak bisa melihat atau bekerja karena mukanya ditutupi lapisan ketumbuhan 

daging. Karena kehebohannya, bahkan ada orang yang sanggup meludah ketika mereka melalui di 

depannya,(benar2 orang tak berperasaan).
Dia kini begitu gembira selepas wanita yang 

dikawininya hamil tujuh bulan.Tetapi dia begitu bimbang, anak yang akan dilahirkan itu akan 

berwajah sepertinya.“Saya tidak sabar untuk menjadi bapak dan memiliki sedikit kebahagian 

dalam kehidupan saya. Tetapi saya senantiasa bimbang dan berdoa setiap hari supaya anak saya 

tidak dilahirkan seperti saya,” katanya. Latif yang tinggal bersama isteri,Salima, 25, di 

kawasan pergunungan di Tuli Bana di Jammu dan Kashmir, pergi ke Srinagar selama empat bulan dalam 

setahun untuk meminta sedekah.
Gabung jg di Spot Line Misteri Dunia Fenomenal
LIKE  &  

SHARE
#07uni10#

Mayat pelaku peledakan bom bunuh diri di Markas Kepolisian Resor Poso telah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Palu, Senin (3/5/2013).

PALU, Saco- Indonesia.com — Mayat pelaku peledakan bom bunuh diri di Markas Kepolisian Resor Poso telah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Palu, Senin (3/5/2013).

Jenazah yang belum diketahui identitasnya ini langsung dibawa ke ruang instalasi forensik untuk diotopsi. Jenazah pelaku bom bunuh diri tersebut tiba di RS Bhayangkara Polda Sulteng sekitar pukul 17.20 Wita dengan dikawal aparat Brimob Polda Sulteng bersenjata lengkap.

Sejauh ini belum diketahui kelompok teroris mana yang terlibat dalam aksi peledakan bom bunuh diri tersebut. Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulteng Ajun Komisaris Besar Soemarno, polisi tidak mau berandai-andai sebelum proses penyelidikan dan hasil otopsi diketahui.

"Proses penyelidikannya masih berjalan. Apakah ini kelompok Santoso atau ada kelompok lain, ya kita tidak mau berspekulasi," kata Soemarno.

Soemarno mengatakan, sebanyak lebih dari 10 saksi dari anggota Kepolisian Resor Poso sudah dimintai keterangan terkait aksi bom bunuh diri tersebut.

Penjagaan pun diperketat pascaledakan bom bunuh diri di Markas Kepolisian Resor Poso. 

 
Editor :Liwon Maulana
Sumber:Kompas.com

Ms. von Furstenberg made her debut in the movies and on the Broadway stage in the early 1950s as a teenager and later reinvented herself as a television actress, writer and philanthropist.

Ms. Plisetskaya, renowned for her fluidity of movement, expressive acting and willful personality, danced on the Bolshoi stage well into her 60s, but her life was shadowed by Stalinism.

Artikel lainnya »