Harga Umroh Plus 2015 di Jakarta Pusat Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Harga Umroh Plus 2015 di Jakarta Pusat Alhijaz Indowisata didirikan oleh Bapak H. Abdullah Djakfar Muksen pada tahun 2010. Merangkak dari kecil namun pasti, alhijaz berkembang pesat dari mulai penjualan tiket maskapai penerbangan domestik dan luar negeri, tour domestik hingga mengembangkan ke layanan jasa umrah dan haji khusus. Tak hanya itu, pada tahun 2011 Alhijaz kembali membuka divisi baru yaitu provider visa umrah yang bekerja sama dengan muassasah arab saudi. Sebagai komitmen legalitas perusahaan dalam melayani pelanggan dan jamaah secara aman dan profesional, saat ini perusahaan telah mengantongi izin resmi dari pemerintah melalui kementrian pariwisata, lalu izin haji khusus dan umrah dari kementrian agama. Selain itu perusahaan juga tergabung dalam komunitas organisasi travel nasional seperti Asita, komunitas penyelenggara umrah dan haji khusus yaitu HIMPUH dan organisasi internasional yaitu IATA.

Harga Umroh Plus 2015 di Jakarta Pusat

NEW YORK, Saco-Indonesia.com - Sekarang harga minyak AS turun sedikit pada Rabu (29/1/2014) waktu setempat (Kamis pagi WIB), karena persediaan minyak mentah AS pekan lalu naik lebih besar dari yang diperkirakan.

NEW YORK, Saco-Indonesia.com - Sekarang harga minyak AS turun sedikit pada Rabu (29/1/2014) waktu setempat (Kamis pagi WIB), karena persediaan minyak mentah AS pekan lalu naik lebih besar dari yang diperkirakan.

Minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret turun tipis lima sen ditutup pada di 97,36 dollar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sedangkan minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Maret naik 36 sen menjadi 107,77 dollar AS per barel di perdagangan London.

Departemen Energi AS (DoE) mengatakan persediaan minyak mentah Amerika Serikat meningkat 6,4 juta barel dalam pekan yang berakhir 24 Januari, lebih besar dari perkiraan analis untuk kenaikan 2,2 juta barel.

Sebuah kenaikan menunjukkan melemahnya permintaan di ekonomi dan negara konsumen minyak terbesar dunia itu.

Sementara itu Federal Reserve seperti yang diperkirakan kembali memangkas stimulusmya sebesar 10 miliar dollar AS untuk bulan kedua berturut-turut menjadi 65 miliar dollar AS per bulan.

Desmond Chua, analis pasar di CMC Markets di Singapura, mengatakan pengurangan stimulus (tapering) tambahan kemungkinan akan meningkatkan greenback, membuat minyak yang dihargakan dalam dolar lebih mahal bagi negara-negara yang menggunakan mata uang lain, sehingga mengurangi permintaan.

Sumber :Kompas.com

Editor : Maulana Lee

Pengangkatan Anas Effendi sebagai Walikota Jakarta Barat oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dinilai kontroversi. Sebab, Anas juga sempat dicopot dari kursi wali kota Jakarta Selatan dan di'parkir' telah menjadi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi (BPAD) DKI Jakarta.

Pengangkatan Anas Effendi sebagai Walikota Jakarta Barat oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dinilai kontroversi. Sebab, Anas juga sempat dicopot dari kursi wali kota Jakarta Selatan dan di'parkir' telah menjadi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi (BPAD) DKI Jakarta.

Rekam jejak Anas saat masih menjadi wali kota Jakarta Selatan telah menjadi sorotan. Terakhir, Anas kedapatan tengah tertidur lelap saat Rapat Paripurna digelar Jokowi.

Terkait jabatan baru yang dipangku oleh Anas, anggota Komisi E DPRD DKI Fraksi Partai Demokrat Neneng Hasanah telah menyambut baik keputusan Jokowi.

"Pak Anas itu kan memang orang pemerintahan. Saya setuju dengan keputusan Pak Gubernur," ucap Neneng saat berbincang , Rabu (12/3).

Neneng telah menilai terdapat kelebihan Anas yang membuat Jokowi memberikan posisi bergengsi di jajaran Pemkot DKI Jakarta. "Pak Anas itu juga punya kinerja bagus saat di Selatan (wali kota Jaksel). Pak Gubernur juga tidak akan sembarangan pilih anak buahnya, pasti ada pertimbangan tersendiri," tuturnya.

Salah satu prestasi yang pernah dibuat Anas saat menjadi wali kota Jakarta Selatan, lanjut Neneng, yakni pernah menjadi pengumpul Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang memenuhi target.

"Beliau (Anas) juga pernah dapat penghargaan PBB di wilayah Jaksel," tandasnya.

Sebelumnya, Jokowi melantik Anas Effendi sebagai wali kota Jakarta Barat. Jokowi telah menyebut bahwa Anas pantas diberikan kesempatan kedua. "Harus diberi kesempatan kedua. Tapi harus jauh lebih baik dari yang dulu. Sudah ketemu dan janjinya itu," ucap Jokowi usai pelantikan.

Dalam kesempatan yang sama, Anas juga menyatakan siap mengikuti ritme kerja Jokowi. "Sekarang saya yakin bisa mengikuti ritme beliau. Lagian itu kan pimpinan yang menilai," kata Anas.

Anas Effendi telah menggantikan Fatahillah yang dimutasi menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik terhitung sejak 12 Februari 2014.

Frontline  An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.
Frontline

Frontline An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.

The program traces the outbreak to its origin, thought to be a tree full of bats in Guinea.

Review: ‘9-Man’ Is More Than a Game for Chinese-Americans

A variation of volleyball with nine men on each side is profiled Tuesday night on the World Channel in an absorbing documentary called “9-Man.”

Television

‘Hard Earned’ Documents the Plight of the Working Poor

“Hard Earned,” an Al Jazeera America series, follows five working-class families scrambling to stay ahead on limited incomes.

Ms. Meadows was the older sister of Audrey Meadows, who played Alice Kramden on “The Honeymooners.”

Artikel lainnya »