Agen Tiket Pesawat di Kutai

Agen Tiket Pesawat di Kutai Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Kutai

Agen Tiket Pesawat di Malang

Agen Tiket Pesawat di Malang Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Malang

Agen Tiket Pesawat di Yogyakarta

Agen Tiket Pesawat di Yogyakarta Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Yogyakarta

Agen Tiket Pesawat di Bandung

Agen Tiket Pesawat di Bandung Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Bandung

Agen Tiket Pesawat di Pontianak

Agen Tiket Pesawat di Pontianak Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Pontianak

Agen Tiket Pesawat di Samarinda

Agen Tiket Pesawat di Samarinda Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Samarinda

Agen Tiket Pesawat di Palembang

Agen Tiket Pesawat di Palembang Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Palembang

Eksterior body mobil juga merupakan wajah dari mobil tersebut. Dari situlah awalnya orang akan menilai sebuah mobil. Selain bent

Eksterior body mobil juga merupakan wajah dari mobil tersebut. Dari situlah awalnya orang akan menilai sebuah mobil. Selain bentuk dan model body plus aksesoriesnya, warna mobil juga merupakan komponen penting pada penampilan mobil.

Banyak hal yang dapat merusak penampilan warna mobil misalnya adanya luka pada panel mobil yang mengupas cat. Jika hal ini telah terjadi pemilik mobil pasti akan segera membawa mobilnya ke bengkel body repair untuk memperbaikinya. Terkadang tidak lagi mempertimbangkan biaya perbaikanya demi hasil yang maksimal.

Namun banyak pemilik mobil yang belum memahami teknologi pengecatan di bengkel. Umumnya masih menganggap bahwa pengecatan di bengkel sama dengan teknologi di pabrik baik bahan cat maupun metode pengerjaanya. Padahal dengan kondisi yang berbeda diperlukan teknologi aplikasi yang berbeda pula.

Teknologi OEM dan REFINISH

Teknologi pengecatan di pabrik dengan yang ada di bengkel jelas berbeda sehingga bahan dan material yang digunakan pun sangat berbeda. Pada proses pengecatan di pabrik dikondisikan untuk mass production sehingga bahan yang digunakan memang didesain khusus yang disebut dengan cat OEM ( Original Equipment Manufacture ). Bahan cat ini dioperasikan oleh robot pada suhu diatas 100 derajat Celcius. Hal ini juga dapat dilakukan karena body mobil dalam kondisi kosong tanpa interior.

Metode penyemprotanya dengan elektostatik dimana body telah diberi muatan listrik sehingga debu cat yang disemburkan oleh nozzle robot dapat diserap oleh plat body. Hasilnya cat akan menempel rata dengan ketebalan yang rata pula. Dengan pemanasan pada suhu tinggi maka proses pengeringan berlangsung lebih cepat dengan demikian proses assembling di depannya dapat langsung dilakukan.

Sedangkan pada proses pengecatan di bengkel pada prinsipnya adalah memperbaiki cat dari pabrik. Pada proses pengerjaan juga ada kendala dimana interior mobil sudah terisi dan rangkaian listrik sudah terpasang. Dengan demikian diperlukan teknologi yang berbeda dengan yang dilakukan di pabrik. Teknologi ini disebut Refinish.

Namun demikian pada bengkel-bengkel Authorized Dealer teknoloi refinish yang diterapkan biasanya sudah distandarisasi oleh pabikan pembuat mobil tersebut. Contohnya adalah Bengkel Body Repair & Paint Center PT. Nasmoco Purwokerto sebagai bengkel Authorized TOYOTA memiliki standar baku pengecatan mobil TOYOTA.

Proses Step by Step

Proses demi proses akan dilakukan sesuai dengan karakteristik mobil TOYOTA. Mulai dari perbaikan panel ( kenteng ) hingga proses pengecatan. Setelah proses kenteng selesai dilanjutkan pada proses persiapan permukaan. Proses ini adalah persiapan panel sebelum dilakuakn pengecatan yang meliputi proses primer, pendempulan, epoxy dan masking. Setelah proses tersebut dilakukan barulah masuk ke pengecatan ( top coat ).

Proses ini umumnya akan memakan waktu lebih dari 1 hari untuk bisa mendapatkan kualitas yang baik. Dan setiap tahapan poses harus melalui pengontrollan kualitas. Hal ini akan menjadi penting karena jika terjadi problem pada salah satu proses tersebut maka akan dapat mengakibatkan kerusakan di hasil akhirnya.

Dan hanya teknisi yang sudah terlatih yang dapat melakukannya. Itulah sebabnya penting untuk membawa mobil ke bengkel resminya. Karena teknisinya sudah dilatih untuk menangani mobil tersebut mulai dari hal yang paling sepele hingga yang paling sulit sekalipun.

 

saco-indonesia.com, Kawanan perampok di Kantor Bank BRI Cab. Pembantu Panongan, Kabupaten Tangerang Selasa (24/12) sore telah be

saco-indonesia.com, Kawanan perampok di Kantor Bank BRI Cab. Pembantu Panongan, Kabupaten Tangerang Selasa (24/12) sore telah berhasil membawa kabur uang sebesar Rp500 juta.

Informasi yang telah dikumpulkan di lokasi kejadian tersebut, para perampok yang telah diketahui berjumlah 5 orang bersenjatakan pistol jenis FN dan senjata tajam datang ke lokasi kejadian dengan menggunakan tiga sepeda motor bebek.

Setibanya di Bank BRI Cab Pembantu yang beralamat di Jalan Korelet raya, Kelurahan Ranca Kelapa, Kec. Panongan, Kabupaten Tangerang, dua orang pelaku telah membawa senpi dan sajam langsung masuk ke dalam bank. Sedangkan sisanya menunggu halaman parkir.

“Dua pelaku tersebut masuk ke dalam bank. Sedangkan tiga lainnya tetap berjaga di luar,” ungkap Kapolres Kombes Irfing Jaya Sik.

Di dalam bank, jelas Kapolres, para pelaku kemudian mengikat dan menyekap 5 orang yang saat itu berada di dalam bank. Para korban telah diketahui sebagai Kepala Unit Bank BRI Cab. Panongan, teller, office boy dan dua orang nasabah yang saat itu berada di dalam.

“Pelaku juga sempat memukul kepala petugas teller (kasir) bank hingga terluka,” papar Irfing Jaya.

Usai mengacak-acak seluruh ruangan bank, dan mengambil uang sebesar Rp 500 juta. Pelaku kemudian telah melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor.

“Uang yang dibawa kabur sebesar Rp 500 juta,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Siswo Yuwono.


Editor : Dian Sukmawati

Mabit atau bermalam di Muzdalifah memberikan kesempatan kepada jamaah haji untuk beristirahat guna memulihkan tenaga. Kondisi ba

Mabit atau bermalam di Muzdalifah memberikan kesempatan kepada jamaah haji untuk beristirahat guna memulihkan tenaga. Kondisi badan yang fit sangat diperlukan sebab rangkaian kegiatan ibadah haji keesokan harinya sangat berat, yaitu melempar jumrah Aqabah di Mina.

Melempar jumrah adalah simbol perlawanan terhadap setan. Karena melawan setan tidak semudah membalik telapak tangan, kita membutuhkan stamina dan kekuatan yang sangat besar untuk mengalahkannya. Karena itulah, sebelum melaksanakan ibadah apa pun kondisi tubuh kita harus sehat dan kuat.

Hikmah yang bisa kita petik dari kegiatan mabit di Muzdalifah adalah bahwa untuk dapat menjalankan ibadah secara baik kita harus menjaga kondisi fisik agar tetap prima. Karena itu, penulis akan menyediakan ruang tersendiri untuk membahas tentang persiapan apa saja yang harus dilakukan agar kesehatan fisik dan mental tetap terjaga.

Melempar jumrah adalah simbol perlawanan manusia terhadap setan. Manusia harus melakukan perlawanan kepada setan karena mereka selalu berupaya menyesatkan manusia dari jalan kebenaran dan menjauhkan mereka dari jalan Allah SWT. Melempar jumrah adalah simbol keteladanan Hajar yang menunjukkan sikap permu terhadap setan.

Dalam suatu riwayat dikatakan bahwa sewaktu Ibrahim membawa Ismail untuk disembelih, setan membujuk Hajar agar menghentikan langkah suaminya itu. Sebagi seorang ibu, menurut setan, Hajar tidak akan sampai hati mengetahui buah hatinya dikorbankan. Perkiraan setan ternyata meleset. Bukannya menuruti bisikan setan, Hajar malah mengambil batu dan melemparinya berkali-kali.

Dalam ibadah haji, melempar jumrah tidak hanya dilakukan dalam satu hari melainkan tiga atau empat hari. Ini menunjukkan perintah Allah yang sangat tegas agar manusia benar-benar memusuhi setan dan tidak bersekutu dengannya. Panji-panji harus terus dikibarkan dan genderang perang melawan setan harus terus ditabuh.

Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya setan adalah musuh bagimu maka jadikanlah ia sebagai musuh(mu). Sesungguhnya setan- setan itu hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala. (QS. Fathir ayat 6).

Orang yang mengharapkan kebahagiaan di dunia dan akhirat harus bisa menyelami sekaligus mempraktikkan makna dan nilai-nilai melempar jumrah, yaitu memusuhi setan hingga kapan pun. Setiap muslim terutama para jamaah haji yang telah pulang dari Tanah Suci harus mencontoh sikap Hajar dalam memerangi setan, sebab hanya dengan cara itulah kita akan sampai pada ridha Allah SWT.


Sumber : http://www.jurnalhaji.com/berita/mabit-di-muzdalifah-melempar-jumrah-di-jamarat/#sthash.ZXv92Khr.dpuf

Baca Artikel Linnya : HIKMAH MELAKSANAKAN HAJI

Aparat Polsek Medan Sunggal telah dibantu Polresta Medan mengejar Robin Nababan, pelaku pembunuh isterinya Nova Br Sianturi, penduduk Jalan Pinang Baris Gang Langgar, Medan.

Aparat Polsek Medan Sunggal telah dibantu Polresta Medan mengejar Robin Nababan, pelaku pembunuh isterinya Nova Br Sianturi, penduduk Jalan Pinang Baris Gang Langgar, Medan.

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Eko Hartanto, Rabu (12/3), telah mengatakan hingga pagi ini polisi juga masih memburu tersangka Robin. “Tidak hanya tim dari Polsek Sunggal, tim dari Polresta Medan juga turut mengejar Nababan,”katanya.

Menurut dia, pihaknya juga telah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk dua anak kandung pasangan tersebut yakni Aldo,7 dan Roy,9, yang masih pelajar SD.

Dikatakan, pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa pisau panjang berlumur darah yang ditemukan di rumah. Sedangkan motif pembunuhan tersebut belum dapat diketahui karena pelaku belum ditangkap.

Seperti yang telah diberitakan Robin Nababan kemarin tega menghabisi istrinya sendiri, Nova Br Sianturi hingga tewas. Ibu empat anak itu tewas di tangan suaminya sendiri sepulang dari berjualan di Pasar Kampung Lalang Medan.

Belum dapat diketahui motif pembunuhan namun diduga cemburu karena pelaku yang memiliki cacat fisik sedangkan istrinya yang berjualan di pasar masih muda.

Sebelum pembunuhan terjadi, pelaku terlebih dahulu mengusir dua anak pasangan tersebut keluar dari rumah hingga terjadi keributan dan suara jeritan dari dalam rumah.Hingga kedua anaknya masuk rumah dan menemukan ibu kandungnya sudah terkapar dan perut mengeluarkan darah ditusuk pelaku dengan pisau.

Fitur Mobil Sedan Corolla All New Corolla Altis - Toyota All New Corolla Altis terbaru ini memiliki banyak kelebihan d

Fitur Mobil Sedan Corolla All New Corolla Altis - Toyota All New Corolla Altis terbaru ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan Altis versi sebelumnya. Oke, langsung kita cek saja yuk fitur-fitur baru apa saja yang ada di Toyota Corolla Altis 2014 ini.

1. Mesin Dual VVT-i

Toyota Corolla Altis hanya tersedia dalam mesin 1.800 cc saja. Meskipun tidak tersedia dalam versi 2.000 cc, namun tenaga mesin 1.800 cc terbaru dengan dual VVT-i ini kini memiliki tenaga yang sama besarnya dengan mesin 2.000 cc diangka 151 Hp. Dengan tenaga yang sama seperti mesin 2.000 cc, rasanya mesin 1.800 cc Dual VVT-i ini sudah lebih dari cukup, karena yang jelas pasti lebih irit BBM dari mesin 2.000 cc.

2. Head Unit dengan GPS dan Internet Browser
Mobil Corolla Altis terbaru kini sudah dilengkapi dengan head unit canggih dengan GPS Navigasi dan Internet Browser, jadi jika sedang bosan, kita bisa melakukan browsing di internet atau melakukan streaming video dari YouTube. Canggih kan?

3. Rear View Camera
Meskipun tidak dicantumkan pada fitur utama Sedan Corolla Altis, tapi kami menemukan seluruh varian tipe V yang terdapat di unit display Toyota Corolla Altis yang belum lama ini di launching, sudah dilengkapi dengan kamera mundur. Fitur ini cukup membantu agar tidak menabrak saat mundur.

4. Rear Manual Sunshade

Kru AutonetMagz sedikit kaget ketika mengetahui mobil ini sudah dilengkapi dengan sunshade (tirai) pada kaca belakang. Fitur ini umumnya hanya didapatkan pada mobil-mobil mewah seperti Toyota Camry dan Honda Accord atau mobil sekelasnya. Sepertinya Toyota hendak menaikkan kelas Mobil Sedan Corolla Altis terbaru ini.

5. LED DRL Headlight

Mengikuti tren 2014, LED DRL (Daytime Running Light) headlight sepertinya sudah menjadi teknologi wajib yang dimiliki setiap mobil masa kini. Lampu LED yang menyala di siang hari membantu menambah kecantikan dan memberikan keamanan karena lampu putih yang dipancakan LED DRL ini mampu memberikan tanda ketika jalanan berkabut pada mobil yang berlawanan arah.

6. CVT 7 Speed With Sportmatic Paddle Shift

Toyota Corolla Altis kini dilengkapi dengan transmisi CVT Sportmatic baru 7 percepatan yang dilengkapi dengan mode manual lewat paddle shift dibalik kemudi berwarna hitam. Transmisi CVT terbaru selain lebih halus, juga membuat mobil ini semakin hemat bahan bakar.

7. 6 (Six) Speed Manual Transmission

Jika sebelumnya Toyota selalu membekali mobil-mobil mereka dengan transmisi 5 percepatan manual, kali ini Toyota memberikan transmisi 6 percepatan manual pada Toyota Corolla Altis 2014 ini. Untuk yang suka ngebut, tentunya transmisi baru ini jauh lebih enak dibandingkan dengan transmisi 5 percepatan manual.

 

Sumber : http://landakjos.blogspot.com/2013/12/mobil-sedan-corolla.html

 Dalam menentukan menggunakan jasa penerjemah yang bagus dan kompeten memanglah bukanlah hal yang mudah. Dikarenakan saat i

 Dalam menentukan menggunakan jasa penerjemah yang bagus dan kompeten memanglah bukanlah hal yang mudah. Dikarenakan saat ini banyak sekali biro-biro penerjemah yang menawarkan diri untuk memberikan layanan seputar penerjemahan, Dan Anda mungkin akan semakin merasa kesulitan untuk menentukan pilihan. Berikut ada beberapa tips yang akan saya berikan kepada Anda yang sedang mencari jasa penerjemah, agar hasil yang Anda peroleh bisa memuaskan.

    Lakukan pengecekan terhadap latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimiliki oleh penerjemah. Hal ini merupakan hal penting yang biasanya disepelekan oleh kebanyakan orang. Anda pasti ingin dokumen yang Anda miliki dikerjakan oleh penerjemah yang memiliki banyak pengalaman dan latar belakang pendidikan yang sesuai agar hasilnya juga memuaskan. Pihak penerjemah yang mengutamakan kepuasan pelanggan dan service excellent tentunya tidak akan keberatan jika Anda menanyakan hal tersebut.
    Jika memang diperlukan, mintalah sample atau portfolio atas pekerjaan yang pernah mereka lakukan. Hal ini dapat digunakan sebagai pertimbangan mengenai kualitas penerjemah yang akan Anda ajak untuk bekerja sama. Anda dapat melihat selain dari kualitas terjemahan, juga pihak-pihak yang telah menggunakan jasa mereka dan mempercayakan dokumen mereka untuk ditejemahkan oleh penerjemah tersebut.
    Buatlah persetujuan dengan penerjemah untuk tidak membocorkan kerahasiaan dokumen yang mereka terjemahkan. Hal ini dapat Anda lakukan jika sekiranya dokumen yang akan Anda terjemahkan adalah dokumen confidential atau bersifat rahasia.
    Berilah waktu pengerjaan yang rasional. Meskipun Anda sedang dikejar oleh deadline yang singkat, namun Anda tentunya harus tetap memprioritaskan kualitas dari hasil terjemahan. Untuk mendapatkan hasil yang baik, tentunya penerjemah membutuhkan waktu pengerjaan yang rasional. Mengerjakan pekerjaan dengan terburu-buru merupakan langkah awal dalam membuat kesalahan pada dokumen Anda.
    Pertimbangkan harga dan jaminan yang mereka berikan. Seringkali harga menjadi alasan bagi orang yang ingin menggunakan jasa penerjemah untuk mengesampingkan kualitas. Apakah Anda lebih memilih resiko bahwa dokomen Anda kurang berkualitas daripada mengeluarkan biaya yang sesuai dengan apa yang Anda peroleh?

Demikian artikel mengenai memilih jasa penerjemah yang kompeten.

Semoga bermanfaat.

Warning! Content Copied From: http://direktori-penerjemah-indonesia.blogspot.com/2012/09/memilih-jasa-penerjemah-yang-kompeten.html#ixzz2qTYV2YPG
Under Creative Commons License: Attribution

 

Pengertian mesin CNC CNC singkatan dari Computer Numerically Controlled, merupakan mesin perkakas yang dilengkapi dengan sistem

Pengertian mesin CNC
CNC singkatan dari Computer Numerically Controlled, merupakan mesin perkakas yang dilengkapi dengan sistem mekanik dan kontrol berbasis komputer yang mampu membaca instruksi kode N, G, F, T, dan lain-lain, dimana kode-kode tersebut akan menginstruksikan ke mesin CNC agar bekerja sesuai dengan program benda kerja yang akan dibuat. Secara umum cara kerja mesin perkakas CNC tidak berbeda dengan mesin perkakas konvensional. Fungsi CNC dalam hal ini lebih banyak menggantikan pekerjaan operator dalam mesin perkakas konvensional. Misalnya pekerjaan setting tool atau mengatur gerakan pahat sampai pada posisi siap memotong, gerakan pemotongan dan gerakan kembali keposisi awal, dan lain-lain. Demikian pula dengan pengaturan kondisi pemotongan (kecepatan potong, kecepatan makan dan kedalaman pemotongan) serta fungsi pengaturan yang lain seperti penggantian pahat, pengubahan transmisi daya (jumlah putaran poros utama), dan arah putaran poros utama, pengekleman, pengaturan cairan pendingin dan sebagainya. Mesin perkakas CNC dilengkapi dengan berbagai alat potong yang dapat membuat benda kerja secara presisi dan dapat melakukan interpolasi yang diarahkan secara numerik (berdasarkan angka). Parameter sistem operasi CNC dapat diubah melalui program perangkat lunak (software load program) yang sesuai. Tingkat ketelitian mesin CNC lebih akurat hingga ketelitian seperseribu millimeter, karena penggunaan ballscrew pada setiap poros transportiernya. Ballscrew bekerja seperti lager yang tidak memiliki kelonggaran/spelling namun dapat bergerak dengan lancar. Pada awalnya mesin CNC masih menggunakan memori berupa kertas berlubang sebagai media untuk mentransfer kode G dan M ke sistem kontrol. Setelah tahun 1950, ditemukan metode baru mentransfer data dengan menggunakan kabel RS232, floppy disks, dan terakhir oleh Komputer Jaringan Kabel

(Computer Network Cables) bahkan bisa dikendalikan melalui internet. Akhir-akhir ini mesin-mesin CNC telah berkembang secara menakjubkan sehingga telah mengubah industri pabrik yang selama ini menggunakan tenaga manusia menjadi mesin-mesom otomatik. Dengan telah berkembangnya Mesin CNC, maka benda kerja yang rumit sekalipun dapat dibuat secara mudah dalam jumlah yang banyak. Selama ini pembuatan komponen/suku cadang suatu mesin yang presisi dengan mesin perkakas manual tidaklah mudah, meskipun dilakukan oleh seorang operator mesin perkakas yang mahir sekalipun. Penyelesaiannya memerlukan waktu lama. Bila ada permintaan konsumen untuk membuat komponen dalam jumlah banyak dengan waktu singkat, dengan kualitas sama baiknya, tentu akan sulit dipenuhi bila menggunakan perkakas manual. Apalagi bila bentuk benda kerja yang dipesan lebih rumit, tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Secara ekonomis biaya produknya akan menjadi mahal, hingga sulit bersaing dengan harga di pasaran. Tuntutan konsumen yang menghendaki kualitas benda kerja yang presisi, berkualitas sama baiknya, dalam waktu singkat dan dalam jumlah yang banyak, akan lebih mudah dikerjakan dengan mesin perkakas CNC (Computer Numerlcally Controlled), yaitu mesin yang dapat bekerja melalui pemogramman yang dilakukan dan dikendalikan melalui komputer. Mesin CNC dapat bekerja secara otomatis atau semiotomatis setelah diprogram terlebih dahulu melalui komputer yang ada. Program yang dimaksud merupakan program membuat benda kerja yang telah direncanakan atau dirancang sebelumnya. Sebelum benda kerja tersebut dieksikusi atau dikerjakan oleh mesin CNC, sebaikanya program tersebut di cek berulang-ualang agar program benarbenar telah sesuai dengan bentuk benda kerja yang diinginkan, serta benar-benar dapat dikerjakan oleh mesin CNC. Pengecekan tersebut dapat melalui layar monitor yang terdapat pada mesin atau bila tidak ada fasilitas cheking melalui monitor (seperti pada CNC TU EMCO 2A/3A) dapat pula melalui plotter yang dipasang pada tempat dudukan pahat/palsu frais. Setelah program benar-benar telah berjalan seperti rencana, baru kemudian dilaksanakan/dieksekusi oleh mesin CNC. Dari segi pemanfaatannya, mesin perkakas CNC dapat dibagi menjadi dua, antara lain: (a) mesin CNC Training unit (TU), yaitu mesin yang digunakan sarana pendidikan, dosen dan training. (b) mesin CNC produktion unit (PU), yaitu mesin CNC yang digunakan untuk membuat benda kerja/komponen yang dapat digunakan sebagai mana mestinya. Dari segi jenisnya, mesin perkakas CNC dapat dibagi menjadi tiga jenis, antara lain: (a) mesin CNC 2A yaitu mesin CNC 2 aksis, karena gerak pahatnya hanya pada arah dua sumbu koordinat (aksis) yaitu koordinat X, dan koordinat Z, atau dikenal dengan mesin bubut CNC, (b) mesin CNC 3A, yaitu mesin CNC 3 aksis atau mesin yang memiliki gerakan sumbu utama kearah sumbu koordinat X, Y, dan Z, atau dikenal dengan mesin frsais CNC. (c) mesin CNC kombinasi, yaitu mesin CNC yang mampu mengerjakan pekerjaan bubut dan freis sekaligus, dapat pula dilengkapi dengan peralatan pengukuran sehingga dapat melakukan pengontrolan kualitas pembubutan/pengefraisan pada benda kerja yang dihasilkan. Pada umumnya mesin CNC yang sering dijumpai adalah mesin CNC 2A (bubut) dan mesin CNC 3A (frais).

Joseph Lechleider

Mr. Lechleider helped invent DSL technology, which enabled phone companies to offer high-speed web access over their infrastructure of copper wires.

The 6-foot-10 Phillips played alongside the 6-11 Rick Robey on the Wildcats team that won the 1978 N.C.A.A. men’s basketball title.

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

The bottle Mr. Sokolin famously broke was a 1787 Château Margaux, which was said to have belonged to Thomas Jefferson. Mr. Sokolin had been hoping to sell it for $519,750.

Under Mr. Michelin’s leadership, which ended when he left the company in 2002, the Michelin Group became the world’s biggest tire maker, establishing a big presence in the United States and other major markets overseas.

Hockey is not exactly known as a city game, but played on roller skates, it once held sway as the sport of choice in many New York neighborhoods.

“City kids had no rinks, no ice, but they would do anything to play hockey,” said Edward Moffett, former director of the Long Island City Y.M.C.A. Roller Hockey League, in Queens, whose games were played in city playgrounds going back to the 1940s.

From the 1960s through the 1980s, the league had more than 60 teams, he said. Players included the Mullen brothers of Hell’s Kitchen and Dan Dorion of Astoria, Queens, who would later play on ice for the National Hockey League.

One street legend from the heyday of New York roller hockey was Craig Allen, who lived in the Woodside Houses projects and became one of the city’s hardest hitters and top scorers.

“Craig was a warrior, one of the best roller hockey players in the city in the ’70s,” said Dave Garmendia, 60, a retired New York police officer who grew up playing with Mr. Allen. “His teammates loved him and his opponents feared him.”

Young Craig took up hockey on the streets of Queens in the 1960s, playing pickup games between sewer covers, wearing steel-wheeled skates clamped onto school shoes and using a roll of electrical tape as the puck.

His skill and ferocity drew attention, Mr. Garmendia said, but so did his skin color. He was black, in a sport made up almost entirely by white players.

“Roller hockey was a white kid’s game, plain and simple, but Craig broke the color barrier,” Mr. Garmendia said. “We used to say Craig did more for race relations than the N.A.A.C.P.”

Mr. Allen went on to coach and referee roller hockey in New York before moving several years ago to South Carolina. But he continued to organize an annual alumni game at Dutch Kills Playground in Long Island City, the same site that held the local championship games.

The reunion this year was on Saturday, but Mr. Allen never made it. On April 26, just before boarding the bus to New York, he died of an asthma attack at age 61.

Word of his death spread rapidly among hundreds of his old hockey colleagues who resolved to continue with the event, now renamed the Craig Allen Memorial Roller Hockey Reunion.

The turnout on Saturday was the largest ever, with players pulling on their old equipment, choosing sides and taking once again to the rink of cracked blacktop with faded lines and circles. They wore no helmets, although one player wore a fedora.

Another, Vinnie Juliano, 77, of Long Island City, wore his hearing aids, along with his 50-year-old taped-up quads, or four-wheeled skates with a leather boot. Many players here never converted to in-line skates, and neither did Mr. Allen, whose photograph appeared on a poster hanging behind the players’ bench.

“I’m seeing people walking by wondering why all these rusty, grizzly old guys are here playing hockey,” one player, Tommy Dominguez, said. “We’re here for Craig, and let me tell you, these old guys still play hard.”

Everyone seemed to have a Craig Allen story, from his earliest teams at Public School 151 to the Bryant Rangers, the Woodside Wings, the Woodside Blues and more.

Mr. Allen, who became a yellow-cab driver, was always recruiting new talent. He gained the nickname Cabby for his habit of stopping at playgrounds all over the city to scout players.

Teams were organized around neighborhoods and churches, and often sponsored by local bars. Mr. Allen, for one, played for bars, including Garry Owen’s and on the Fiddler’s Green Jokers team in Inwood, Manhattan.

Play was tough and fights were frequent.

“We were basically street gangs on skates,” said Steve Rogg, 56, a mail clerk who grew up in Jackson Heights, Queens, and who on Saturday wore his Riedell Classic quads from 1972. “If another team caught up with you the night before a game, they tossed you a beating so you couldn’t play the next day.”

Mr. Garmendia said Mr. Allen’s skin color provoked many fights.

“When we’d go to some ignorant neighborhoods, a lot of players would use slurs,” Mr. Garmendia said, recalling a game in Ozone Park, Queens, where local fans parked motorcycles in a lineup next to the blacktop and taunted Mr. Allen. Mr. Garmendia said he checked a player into the motorcycles, “and the bikes went down like dominoes, which started a serious brawl.”

A group of fans at a game in Brooklyn once stuck a pole through the rink fence as Mr. Allen skated by and broke his jaw, Mr. Garmendia said, adding that carloads of reinforcements soon arrived to defend Mr. Allen.

And at another racially incited brawl, the police responded with six patrol cars and a helicopter.

Before play began on Saturday, the players gathered at center rink to honor Mr. Allen. Billy Barnwell, 59, of Woodside, recalled once how an all-white, all-star squad snubbed Mr. Allen by playing him third string. He scored seven goals in the first game and made first string immediately.

“He’d always hear racial stuff before the game, and I’d ask him, ‘How do you put up with that?’” Mr. Barnwell recalled. “Craig would say, ‘We’ll take care of it,’ and by the end of the game, he’d win guys over. They’d say, ‘This guy’s good.’”

At the National Institutes of Health, Dr. Suzman’s signature accomplishment was the central role he played in creating a global network of surveys on aging.