Agen Tiket Pesawat di Kutai

Agen Tiket Pesawat di Kutai Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Kutai

Agen Tiket Pesawat di Malang

Agen Tiket Pesawat di Malang Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Malang

Agen Tiket Pesawat di Yogyakarta

Agen Tiket Pesawat di Yogyakarta Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Yogyakarta

Agen Tiket Pesawat di Bandung

Agen Tiket Pesawat di Bandung Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Bandung

Agen Tiket Pesawat di Pontianak

Agen Tiket Pesawat di Pontianak Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Pontianak

Agen Tiket Pesawat di Samarinda

Agen Tiket Pesawat di Samarinda Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Samarinda

Agen Tiket Pesawat di Palembang

Agen Tiket Pesawat di Palembang Hubungi 021-9929-2337 atau 0821-2406-5740 Alhijaz Indowisata adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang tour dan travel. Nama Alhijaz terinspirasi dari istilah dua kota suci bagi umat islam pada zaman nabi Muhammad saw. yaitu Makkah dan Madinah. Dua kota yang penuh berkah sehingga diharapkan menular dalam kinerja perusahaan. Sedangkan Indowisata merupakan akronim dari kata indo yang berarti negara Indonesia dan wisata yang menjadi fokus usaha bisnis kami.

Agen Tiket Pesawat di Palembang

JAKARTA - Partai Demokrat berulang kali menyatakan minat untuk meminang Gubernur DKI Jakarta yang juga kader Partai Demokrasi In

Foto: (dok okezone)JAKARTA - Partai Demokrat berulang kali menyatakan minat untuk meminang Gubernur DKI Jakarta yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Joko Widodo (Jokowi), untuk disertakan dalam konvensi penjaringan calon presiden (capres).  
Namun tampaknya partai pemenang Pemilu 2009 itu masih belum memiliki nyali untuk meminang Jokowi. Pasalnya, penentuan capres di PDI Perjuangan ada di kendali Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Partai Demokrat merasa tidak mampu untuk meminta izin kepada Mega terkait hal tersebut.
 
"Enggak ada lobi-lobi. Kalau lobi, nanti dibantai Ibu Megawati. Siapa yang mau dimarahi Ibu Megawati," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sophacua di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/6/2013).
 
Selain itu, Partai Demokrat juga tidak akan mengundang siapa pun, termasuk Jokowi, untuk mengikuti konvensi yang segera dilakukan pada bulan ini.
 
"Kita tidak mengundang, kalau mau, ya daftar. Nanti malah banyak sekali yang ikut kalau kita undang," tegas Max.

saco-indonesia.com, Apabila sekarang ini mayoritas perangkat mobile telah menggunakan produk dari Corning yaitu Gorilla Glass, a

saco-indonesia.com, Apabila sekarang ini mayoritas perangkat mobile telah menggunakan produk dari Corning yaitu Gorilla Glass, ada pula rumor bahwa akan dibuatnya layar berbahan safir. Kali ini muncul berita serupa yaitu layar berbahan kulit kerang.

Para peneliti dari McGill University, Kanada, ingin mencoba mengembangkan sebuah layar yang tahan banting dan benturan. Para peneliti tersebut telah terinspirasi dari kekuatan kerang.

Dikutip dari Cnet (30/01), para peneliti tersebut juga menjelaskan, "Kerang moluska telah memiliki lapisan luar yang boleh terbilang rapuh, namun apabila jika dibandingkan dengan bagian dalamnya, maka sangat berbeda, karena sangat kuat."

Oleh karena itu, para peneliti yang telah dipimpin oleh Profesor Francois Barthelat itu ingin mencoba meneliti dan meniru lapisan demi lapisan termasuk juga jaringan yang terdapat pada kerang untuk dapat diaplikasikan ke sebuah layar anti-bentur.

Barthelat juga berharap nantinya apabila penelitian yang dia lakukan bersama tim-nya itu akan berhasil, maka tidak hanya di perangkat mobile saja , penemuannya itu dapat juga digunakan di banyak hal.


Editor : Dian Sukmawati

Memasuki kota Makkah dan mengerjakan ibadah di Masjidil Haram sama halnya dengan memasuki alam kedamaian yang penuh ketentraman.

Memasuki kota Makkah dan mengerjakan ibadah di Masjidil Haram sama halnya dengan memasuki alam kedamaian yang penuh ketentraman. Di tempat itu Allah SWT mencurahkan segala rahmat dan kasih sayang kepada hamba-hamba-Nya yang taat. Tidak salah kemudian jika para jamaah haji yang sudah pulang ke kampung halamannya merindukan kembali kota Makkah pada tahun-tahun berikutnya.

Bisa dibayangkan, tidak ada satu tempat pun di dunia ini yang menjadi lokasi berkumpulnya umat sedunia. Mereka datang dari berbagai penjuru dunia dengan membawa satu keimanan yang sama dan melakukan ritual- ritual yang sama.

Jutaan umat muslim di Makkah dan Madinah merasa bersaudara. Persaudaraan mereka diikat oleh kesamaan keyakinan bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang layak disembah dan Muhammad SAW adalah Utusan-Nya.

Sebagai saudara, tidak ada sikap yang paling patut untuk ditunjukkan selain sikap saling menyayangi. Bagaimana mereka tidak saling menyayangi jika Allah SWT melarang perkataan kotor dan perbuatan keji selama mereka melaksanakan ibadah haji atau umrah? Kebencian sebagai lawan dari cinta kasih sama sekali dilarang di tanah yang diberkati ini.

Sumber : Republika.co.id

Baca Artikel Lainnya : KETIKA THAWAF

Bekasi, Saco-Indonesia.com - Kemajuan teknologi saat ini seakan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan Anda.

Bekasi, Saco-Indonesia.com - Kemajuan teknologi saat ini seakan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan Anda. Selama 24 jam dalam sehari Anda pun seakan tidak dapat berpisah dari alat komunikasi Anda. Anda melakukan berbagai macam hal sambil mengirim pesan atau menelpon. Tentu saja hal ini dapat menimbulkan bahaya dan mengganggu kesehatan.

Seperti dilansir dari nydailynews.com, mengirim pesan atau SMS-an sambil berjalan dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk berjalan mengikuti garis lurus dan menjaga kecepatannya dalam berjalan.

Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Queensland, Australia ini menemukan bahwa ketika seseorang berjalan sambil mengirim pesan atau asyik dengan gadget mereka, maka gerakan jalan kaki mereka jadi tidak terarah dan kecepatan mereka dalam berjalan kaki pun juga terganggu.

"Saat Anda sedang berjalan kaki namun asyik dengan alat komunikasi Anda, maka konsentrasi Anda menjadi terpecah. Keseimbangan dan kemampuan Anda untuk berjalan akan terganggu. Akibatnya keselamatan Anda pun terancam," jelas Siobhan Schabrun, salah seorang peneliti.

Jadi, bijaklah dalam menggunakan alat komunikasi dan gadget Anda. Jangan sampai kesehatan dan keselamatan Anda terganggu akibat benda ini.

Sumber : merdeka.com

Editor : Maulana Lee

GP Tax Consulting adalah salah satu unit usaha dari PT Great Performance  perusahaan yang bergerak dibidang jasa riset,&nbs

GP Tax Consulting adalah salah satu unit usaha dari PT Great Performance  perusahaan yang bergerak dibidang jasa riset,  jasa konsultasi pajak dan biro jasa di Jakarta Pusat.
Dengan didukung tenaga konsultan pajak profesional yang telah terdaftar, bersertifikat dan berpengalaman bertahun-tahun di bidang perpajakan GP Tax Consulting hadir dan siap membantu permasalahan perpajakan baik di perusahaan maupun pajak pribadi anda.
Visi dan Misi

Sebagai sebuah perusahaan jasa konsultan pajak kami mempunyai Visi untuk selalu memberikan pelayanan secara optimal agar dapat memberi nilai tambah bagi klien kami.

Adapun Misi kami adalah :

    Menyediakan jasa konsultasi yang profesional dan berkwalitas tinggi kepada klien secara konsisten
    Memberikan jasa konsultasi yang dapat menyelesaikan kasus/permasalahan pajak klien secara tepat, komprehensif dan sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku
    Menjadi mitra kerja yang baik bagi klen dan fiskus
    Membantu pemerintah dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan para wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya membayar pajak sesuai dengan Undang-undang dan Peraturan yang berlaku.

Kami selalu memberikan solusi dan pelayanan Jasa Konsultasi Pajak Terbaik dengan didukung partner yang memiliki komitmen yang tinggi, serta staff konsultan pajak professional dan terlatih khususnya di bidang perpajakan di Indonesia.
Hubungan networking yang kuat dalam jajaran korps perpajakan di seluruh Indonesia mempermudah kami dalam menyelesaikan setiap  permasalahan dan kasus perpajakan yang kami hadapi di lapangan.

semberani adalah penyedia jasa sewa mobil di Semarang yang telah menawarkan harga murah, terpercaya dan profesional. Semberani R

semberani adalah penyedia jasa sewa mobil di Semarang yang telah menawarkan harga murah, terpercaya dan profesional. Semberani Rent berpengalaman yang beroperasi di Semarang, Jepara, Pati, Kudus, Demak, dan Rembang. Semberani telah melayani berbagai kebutuhan sewa transportasi dengan harga sewa murah dan terjangkau untuk perorangan, rombongan, maupun kepentingan instansi atau perusahaan.

Layanan dan Kelebihan Jasa Sewa Mobil Semarang Kami

Jasa sewa mobil Semarang kami, Semberani Rent, telah melayani Paket Wisata ke berbagai tujuan objek wisata menarik di Jawa Tengah. Dengan layanan sewa Door-to-Door Anda juga akan diantar dengan nyaman dari satu lokasi ke lokasi lain seperti menggunakan mobil pribadi. Nikmati juga kepraktisan layanan sewa Antar Jemput Bandara, yaitu Anda akan dijemput dan diantar ke Bandara Ahmad Yani atau Stasiun Kereta Api Tawang Semarang.

Alasan mengapa harus memilih sewa mobil Semarang Semberani karena kami telah menawarkan harga sewa murah, juga namun menyajikan kualitas layanan yang andal dan profesional. Berbagai layanan sewa mobil yang ditawarkan mampu untuk memenuhi kebutuhan transportasi untuk semua kalangan. Praktis, ekonomis, aman, nyaman, harga terjangkau dan memuaskan.

Semberani Rent: Sewa Mobil Semarang

Sewa mobil Semarang di Semberani Rent telah memberikan kenyamanan dengan fasilitas armada baru, berupa Grand New Kijang Innova, New Avanza 2013, dan Xenia R Deluxe 1300 cc yang dilengkapi asuransi mobil (All Risk). Semua mobil sewa dalam kondisi bagus berkat service berkala di Bengkel Resmi Toyota dan Daihatsu (Auto2000). Anda akan diantar oleh sopir pribadi yang berpengalaman, sopan, ramah, sangat mengenal medan, dan mengutamakan keselamatan penumpang.

Cara Booking Sewa Mobil Semarang, Semberani Rent

Sewa Mobil Semarang kami telah menyediakan informasi detail tentang harga sewa, layanan dan fasilitas yang kami berikan di Semberani Rent. Anda juga bisa datang langsung ke kantor jasa Sewa Mobil Semarang Semberani Rent di Jalan Panunggulan No. 2 Pati, atau di Jalan Wonodri Baru Raya No. 27 Semarang.

Anda bisa langsung pesan tiket pesawat dan tiket kereta api untuk semua jurusan, secara online maupun offline (penjualan langsung). Sangat mudah, cepat, dan praktis untuk mendapatkan layanan sewa mobil terbaik dari penyedia jasa sewa mobil terbaik pula.

 

PT The Master Steel diduga memberikan uang kepada dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak Mohamad Dian Irwan Nuqishira dengan dan Eko Darmayanto secara bertahap.

JAKARTA, Saco- Indonesia.com - PT The Master Steel diduga memberikan uang kepada dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak Mohamad Dian Irwan Nuqishira dengan dan Eko Darmayanto secara bertahap. Sebelum tertangkap tangan pada Rabu (15/5/2013), Dian dan Eko diduga telah menerima uang dengan nilai yang sama, yakni 300.000 dollar Singapura pada 7 Mei 2013.

Adapun, Dian dan Eko tertangkap tangan sesaat seusai diduga menerima uang 300.000 dollar Singapura atau sekitar Rp 2,3 miliar dari karyawan PT The Master Steel bernama Effendi melalui Teddy yang diduga sebagai kurir.

"KPK juga memeroleh informasi bahwa ED (Eko Darmayanto) dan MDI (Mohamad Dian Irwan) juga menerima 300 ribu dollar Singapura sebelum proses yang tadi dari sumber yang tadi. Bisa dikatakan pemberian lebih dari sekali, yang dapat diinformasikan KPK dua kali, kita kan belum tau kalau ada lagi," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Rabu (15/5/2013) malam.

Johan juga belum dapat memastikan berapa total nilai komitmen fee yang dijanjikan PT The Master Steel kepada dua pegawai pajak itu. Kedua pegawai pajak itu masih diperiksa KPK bersamaan dengan Effendi dan Teddy. Menurut Johan, pemberian uang ini diduga bertujuan menyelesaikan persoalan pajak PT The Master Steel. Perusahaan baja itu diduga memiliki tunggakan pajak.

"PT The MS (Master Steel) ini punya persoalan pajak kemudian dikoordinasikan dengan ED (Eko) dan MDI (Mohamad Dian) biar tidak jadi persoalan. Jadi ada semacam tunggakan," ungkapnya.

Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany mengakui bahwa PT The Master Steel memang bermasalah dalam pembayaran pajak. Ada semacam upaya untuk menghindar dari kewajiban membayar pajak.

"Penghindaran pajak lah intinya," kata Fuad.

Dia juga mengatakan, masalah pembayaran pajak The Master Steel ini sudah masuk tahap penyidikan di Direktorat Jenderal Pajak. Proses penyidikan masalah perusahaan ini, menurut Fuad, dilakukan tim penyidik yang beranggotakan Mohammad Dian, Eko, serta pemeriksa pajak lainnya.

"Si antara tim penyidik tersebut ada beberapa orang dan yang dua ini kongkalikong dengan wajib pajaknya," ungkap Fuad.

Dia juga mengaku tidak tahu apa yang dijanjikan The Master Steel kepada dua pegawai pajak itu sehingga terjadi kongkalingkong di antara kedua belah pihak. Seperi diberitakan sebelumnya, KPK menangkap Mohamad Dian dan Eko sesaat setelah diduga menerima uang dari Effendi melalui Teddy.

Dian dan Eko tertangkap di halaman parkir Bandara Soekarno-Hatta bersama dengan Teddy, sementara Effendi diringkus dalam perjalanan di Kelapa Gading, Jakarta. Johan menuturkan, modus serah terima uang yang dilakoni para pegawai pajak dan pihak swasta ini tergolong unik. Pada Selasa (14/5/2013) malam, menurut Johan, Mohamad Dian membawa Avanza hitam ke halaman terminal III Bandara Soekarno-Hatta. Dian kemudian memarkir mobil tersebut di halaman bandara, lalu menyerahkan kunci mobil itu kepada Teddy yang diduga sebagai kurir.

"Mereka kemudian pergi," tambah Johan.

KPK menduga, Teddy kemudian meletakkan uang 300.000 dollar AS di dalam mobil Avanza Hitam tersebut setelah Dian pergi. Pagi harinya, setelah uang dimasukkan ke dalam mobil, kata Johan, Dian dan Eko kembali ke parkiran bandara. "Di sana juga sudah ada T (Teddy) dan ada uangnya," tambah Johan.

Setelah uang dipastikan berpindah tangan, tim penyidik KPK langsung meringkus ketiga orang itu, kemudian menangkap Effendi.

 
Editor :Liwon Maulana(galipat)
Sumber:Kompas.com

Pronovost, who played for the Red Wings, was not a prolific scorer, but he was a consummate team player with bruising checks and fearless bursts up the ice that could puncture a defense.

The 2015 Met Gala has only officially begun, but there's a clear leader in the race for best couple, no small feat at an event that threatens to sap Hollywood of every celebrity it has for the duration of an East Coast evening.

That would be Marc Jacobs and his surprise guest (who, by some miracle, remained under wraps until their red carpet debut), Cher.

“This has been a dream of mine for a very, very long time,” Mr. Jacobs said.

It is Cher's first appearance at the Met Gala since 1997, when she arrived on the arm of Donatella Versace.

– MATTHEW SCHNEIER

Even as a high school student, Dave Goldberg was urging female classmates to speak up. As a young dot-com executive, he had one girlfriend after another, but fell hard for a driven friend named Sheryl Sandberg, pining after her for years. After they wed, Mr. Goldberg pushed her to negotiate hard for high compensation and arranged his schedule so that he could be home with their children when she was traveling for work.

Mr. Goldberg, who died unexpectedly on Friday, was a genial, 47-year-old Silicon Valley entrepreneur who built his latest company, SurveyMonkey, from a modest enterprise to one recently valued by investors at $2 billion. But he was also perhaps the signature male feminist of his era: the first major chief executive in memory to spur his wife to become as successful in business as he was, and an essential figure in “Lean In,” Ms. Sandberg’s blockbuster guide to female achievement.

Over the weekend, even strangers were shocked at his death, both because of his relatively young age and because they knew of him as the living, breathing, car-pooling center of a new philosophy of two-career marriage.

“They were very much the role models for what this next generation wants to grapple with,” said Debora L. Spar, the president of Barnard College. In a 2011 commencement speech there, Ms. Sandberg told the graduates that whom they married would be their most important career decision.

In the play “The Heidi Chronicles,” revived on Broadway this spring, a male character who is the founder of a media company says that “I don’t want to come home to an A-plus,” explaining that his ambitions require him to marry an unthreatening helpmeet. Mr. Goldberg grew up to hold the opposite view, starting with his upbringing in progressive Minneapolis circles where “there was woman power in every aspect of our lives,” Jeffrey Dachis, a childhood friend, said in an interview.

The Goldberg parents read “The Feminine Mystique” together — in fact, Mr. Goldberg’s father introduced it to his wife, according to Ms. Sandberg’s book. In 1976, Paula Goldberg helped found a nonprofit to aid children with disabilities. Her husband, Mel, a law professor who taught at night, made the family breakfast at home.

Later, when Dave Goldberg was in high school and his prom date, Jill Chessen, stayed silent in a politics class, he chastised her afterward. He said, “You need to speak up,” Ms. Chessen recalled in an interview. “They need to hear your voice.”

Years later, when Karin Gilford, an early employee at Launch Media, Mr. Goldberg’s digital music company, became a mother, he knew exactly what to do. He kept giving her challenging assignments, she recalled, but also let her work from home one day a week. After Yahoo acquired Launch, Mr. Goldberg became known for distributing roses to all the women in the office on Valentine’s Day.

Ms. Sandberg, who often describes herself as bossy-in-a-good-way, enchanted him when they became friendly in the mid-1990s. He “was smitten with her,” Ms. Chessen remembered. Ms. Sandberg was dating someone else, but Mr. Goldberg still hung around, even helping her and her then-boyfriend move, recalled Bob Roback, a friend and co-founder of Launch. When they finally married in 2004, friends remember thinking how similar the two were, and that the qualities that might have made Ms. Sandberg intimidating to some men drew Mr. Goldberg to her even more.

Over the next decade, Mr. Goldberg and Ms. Sandberg pioneered new ways of capturing information online, had a son and then a daughter, became immensely wealthy, and hashed out their who-does-what-in-this-marriage issues. Mr. Goldberg’s commute from the Bay Area to Los Angeles became a strain, so he relocated, later joking that he “lost the coin flip” of where they would live. He paid the bills, she planned the birthday parties, and both often left their offices at 5:30 so they could eat dinner with their children before resuming work afterward.

Friends in Silicon Valley say they were careful to conduct their careers separately, politely refusing when outsiders would ask one about the other’s work: Ms. Sandberg’s role building Facebook into an information and advertising powerhouse, and Mr. Goldberg at SurveyMonkey, which made polling faster and cheaper. But privately, their work was intertwined. He often began statements to his team with the phrase “Well, Sheryl said” sharing her business advice. He counseled her, too, starting with her salary negotiations with Mark Zuckerberg.

“I wanted Mark to really feel he stretched to get Sheryl, because she was worth it,” Mr. Goldberg explained in a 2013 “60 Minutes” interview, his Minnesota accent and his smile intact as he offered a rare peek of the intersection of marriage and money at the top of corporate life.

 

 

While his wife grew increasingly outspoken about women’s advancement, Mr. Goldberg quietly advised the men in the office on family and partnership matters, an associate said. Six out of 16 members of SurveyMonkey’s management team are female, an almost unheard-of ratio among Silicon Valley “unicorns,” or companies valued at over $1 billion.

When Mellody Hobson, a friend and finance executive, wrote a chapter of “Lean In” about women of color for the college edition of the book, Mr. Goldberg gave her feedback on the draft, a clue to his deep involvement. He joked with Ms. Hobson that she was too long-winded, like Ms. Sandberg, but aside from that, he said he loved the chapter, she said in an interview.

By then, Mr. Goldberg was a figure of fascination who inspired a “where can I get one of those?” reaction among many of the women who had read the best seller “Lean In.” Some lamented that Ms. Sandberg’s advice hinged too much on marrying a Dave Goldberg, who was humble enough to plan around his wife, attentive enough to worry about which shoes his young daughter would wear, and rich enough to help pay for the help that made the family’s balancing act manageable.

Now that he is gone, and Ms. Sandberg goes from being half of a celebrated partnership to perhaps the business world’s most prominent single mother, the pages of “Lean In” carry a new sting of loss.

“We are never at 50-50 at any given moment — perfect equality is hard to define or sustain — but we allow the pendulum to swing back and forth between us,” she wrote in 2013, adding that they were looking forward to raising teenagers together.

“Fortunately, I have Dave to figure it out with me,” she wrote.

The magical quality Mr. Lesnie created in shooting the “Babe” films caught the eye of the director Peter Jackson, who chose him to film the fantasy epic.

Ms. Crough played the youngest daughter on the hit ’70s sitcom starring David Cassidy and Shirley Jones.

“It was really nice to play with other women and not have this underlying tone of being at each other’s throats.”

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”
Todd Heisler/The New York Times

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”

Hard but Hopeful Home to ‘Lot of Freddies’